Latihan Lari Estafet 4 X 25 Meter

Jarak yang ditempuh dalam lari estafet paling pendek adalah 4 X 100 meter. Namun untuk latihan kita dapat memperpendek jaraknya menjadi 4 X 25 meter. Tujuan dari latihan lari Estafet 4 X 25 meter adalah untuk melatih teknik-teknik dasar dalam lari estafet. Misalnya bagaimana cara memberikan tongkat yang benar dan efektif, bagaimana cara melakukan start yang baik, dan bagaimana menjadi pelari ke dua, ke tiga, dan ke empat yang merupakan pelari terakhir yang harus mempunyai daya juang yang tinggi untuk memasuki finish.

Selanjutnya bagaimana cara melakukan latihan lari estafet jarak 4 X 25 meter? berikut ini contoh teknik latihan lari estafet 4 X 25 meter:
  1. Sebelum melaksanakan lari estafet yang sesungguhnya, pertama adalah latihan memberikan tongkat. Caranya adalah empat orang berdiri berbanjar dan memberikan tongkat dari orang yang paling belakang ke depannya dengan cara yang betul. Cara memberikan tongkat adalah "panggil pelari yang di depannya, lihat belakang, berikan tongkat, dan berikan ke pelari depannya lagi dengan teknik yang sama seperti pelari pertama ke pelari ke dua". dan setrusnya. 
  2. Mempraktikkan dengan cara berlari. Cara melakukan adalah "Siapkan satu regu lari estafet dengan jarak masing-masing 25 meter. Pelari pertama mengambil start jongkok. Tongkat diberikan dengan cara seperti nomor satu tadi. Jarak yang dibutuhkan dalam latihan ini adalah 4 X 25 meter sebanyak 12 kali setiap seri dengan waktu istirahan sekitar 3-5 menit. Tujuan latihan ini adalah untuk melatih ketrampilan memberikan dan menerima tongkat.
  3. Bagi pelari ke dua dan ketiga perhatikan bagaimana cara/teknik lari di medan yang lurus, atau lari di tikungan.
  4. Bagi pelari terakhir perhatikan bagaimana cara berlari untuk memasuki finish yang baik dan benar. Karena keterlambatan 1 detik dalam memasuki finish dapat menyebabkan kekalahan.
Dalam lari estafet ini terdapat 2 macam teknik menerima dan memberikan tongkat, yaitu memberikan atau menerima tongkat dengan cara visual ( melihat ) dan memberikan atau menerima tongkat dengan cara non visual (tidak dengan melihat). Lari estafet dengan cara melihat (visual) Yaitu pelari yang menerima tongkat melakukannya dengan berlari sambil menolehkan kepala untuk melihat tongkat yang diberikan oleh pelari sebelum dia kepadanya. Sedangkan lari estafet dengan cara tidak melihat (non visual) Yaitu pelari yang menerima tongkat berlari sambil mengulurkan tangan kebelakang, selanjutnya pelari sebelumnya menaruh tongkat ke tangan si pelari setelahnya, begitu juga halnya dengan pelari selanjutnya.
Sumber https://www.olahragakesehatanjasmani.com/

Posting Komentar

0 Komentar