Antoine Baumé - Penemu Hidrometer Skala Baumé

 Ia belajar pada kimiawan Claude Joseph Geoffroy dan pada tahun  Antoine Baumé - Penemu Hidrometer Skala Baumé
Antoine Baumé
Antoine Baumé (lahir 26 Februari 1728 – meninggal 15 Oktober 1804 pada umur 76 tahun) adalah seorang kimiawan Perancis.

Ia lahir di Senlis. Ia belajar pada kimiawan Claude Joseph Geoffroy dan pada tahun 1752 diterima sebagai anggota École de Pharmacie. Pada tahun yang sama, ia ditunjuk menjadi profesor kimia di sana. Uang yang ia dapatkan dari bisnis produk-produk kimianya di Paris memungkinkan Baumé pensiun tahun 1780 agar bisa berfokus pada kimia terapan. Sayangnya, karena Revolusi Perancis, ia terpaksa kembali ke dunia komersial.

Baumé mencetuskan banyak pemutakhiran proses teknis, misalnya pemutihan sutra, pewarnaan, pengemasan, pemurnian kalium nitrat, dan lain-lain. Ia justru lebih dikenal sebagai penemu hidrometer skala Baumé untuk mengukur kepadatan cairan. Skala tersebut masih memakai namanya, tetapi sering disalah eja menjadi "Beaum".

Ia telah menulis beberapa buku dan karya tulis. Karyanya yang paling berpengaruh adalah Éléments de pharmacie théorique et pratique (9 edisi, 1762–1818). Ia menjadi anggota Académie des Sciences pada tahun 1772 dan rekanan Institut de France tahun 1796. Ia meninggal dunia di Paris tanggal 15 Oktober 1804.

Skala Baume

Skala Baume adalah sepasang skala hydrometer yang dikembangkan oleh Antoine Baume pada tahun 1768 untuk mengukur kepadatan dari berbagai cairan (mengukur massa jenis dari suatu benda cair). Unit skala Baume telah dinotasikan berbagai derajat Baume, B °, Bé ° dan Baume. Salah satu langkah skala kepadatan berat cairan dari air dan lainnya, cairan lebih ringan dari air. Baume dari air suling adalah 0.

Hidrometer

Hidrometer adalah alat yang dipakai untuk mengukur massa jenis cairan. Nilai massa jenis cairan dapat kita ketahui dengan membaca skala pada hidrometer. Misalnya, dengan mengetahui massa jenis susu, maka dapat ditentukan kadar lemak dalam susu, dan dengan mengetahui massa jenis zat cairan anggur, dapat ditentukan kadar air keras dalam cairan anggur. Hidrometer umumnya digunakan untuk memeriksa muatan aki mobil.

Prinsip kerja

Hidrometer adalah salah satu alat yang menggunakan prinsip dan mengaplikasikan hukum Archimedes di dalamnya. Hukum Archimedes ini sebenarnya sering kita jumpai di kehidupan sehari-hari kita. Hukum Archimedes menyatakan bahwa benda yang tercelup ke dalam fluida (benda tidak padat: cair/gas) akan mengalami gaya mendorong ke atas sama dengan berat fluida yang dipindahkan. Jadi, saat alat hidrometer dimasukkan ke dalam zat cair, maka zat cair itu akan balik memberi gaya ke atas yang besarannya sama dengan berat dari alat hydrometer itu sendiri. Alat Hydrometer ini tugasnya mengkonversi gaya tersebut menjadi satuan massa jenis zat cair. Hal ini dikarenakan di dalam alat ini sudah ada zat cair yang massa jenisnya telah diketahui serta telah terpampang dalam bentuk skala yang tertera pada hidrometer. Sumber https://blogpenemu.blogspot.com/

Posting Komentar

0 Komentar