Showing posts with label Kesehatan. Show all posts
Showing posts with label Kesehatan. Show all posts

Olahraga Otak Ini Harus Kita Lakukan Demi Melatih Konsentrasi

December 08, 2019

Banyak orang menganggap olahraga adalah kegiatan fisik yang penting untuk kebugaran tubuh. Padahal, meski tidak terlihat, otak pun memerlukan olahraga untuk memelihara kesehatan dan agar kerjanya tetap optimal.

Setiap hari kita bisa melakukan olahraga fisik atau otak tetapi ika dibandingkan olahraga fisik, olahraga otak jauh lebih mudah dilakukan karena tidak memerlukan arena dan peralatan khusus. Olahraga otak juga dapat dikerjakan di mana saja. Olahraga otak juga dapat dilakukan sepanjang hidup kita.

Ada berbagai olahraga otak, misalnya:

✔ mengisi teka-teki silang (TTS),

✔ menyusun puzzle,

✔ bermain catur atau bridge,

✔ belajar bahasa asing dan

✔ mendengarkan musik.

Kegiatan yang relatif mudah dan menyenangkan serta memberi manfaat besar bagi otak. Kegiatan tersebut membuat kerja otak optimal dan tidak mudah pikun ketika berusia lebih lanjut.

”Sampai sekarang, pemahaman saya olahraga ya aktivitas fisik yang mengeluarkan keringat dan menyehatkan tubuh. Lagi pula olahraga yang populer di Indonesia adalah sepak bola dan bulu tangkis. Saya belum tahu soal olahraga otak,” kata Nur Hikmah (19), mahasiswa semester II Jurusan Bahasa Inggris Akademi Bahasa Asing Jatiwaringin, Bekasi.

Dia kini menekuni karate di kampusnya dan berlatih seminggu sekali. Namun, ketika tahu begitu besar manfaat olahraga otak bagi dirinya, dia bertekad akan melaksanakan kegiatan itu. Selama ini, di lingkungan sekitarnya, seperti di rumah dan kampus, dia sangat jarang melihat orang berolahraga otak, seperti bermain catur atau mengisi TTS. Hal itu menyebabkan dia tidak tertarik menekuni kegiatan tersebut.

Lain halnya dengan Janna (19), mahasiswa semester II Jurusan Teknik Komputer Akademi Manajemen Informatika dan Komunikasi Jatiwaringin, dan Tasripah (21), mahasiswa Jurusan Manajemen Informatika di kampus yang sama, sama-sama menggemari permainan catur. Mereka mengenal catur melalui ayah mereka masing-masing.

Setelah menguasai permainan itu, mereka berani mengajak adik, kakak atau kerabat lainnya bertanding. Mereka sering menang, bahkan mampu mengalahkan guru mereka, sang ayah. Namun, jarang ada anak perempuan lain yang mengerti catur di lingkungan mereka. Kondisi itu berlanjut hingga mereka kuliah. Alhasil, mereka kini jarang bermain catur kecuali di komputer.

”Waktu saya masih SD, saya juara tingkat RT. Sekarang malah tidak sempat lagi main catur,” kata Tasripah, yang kini menekuni karate demi belajar melindungi diri itu.

Menurut dia, ketika dia kecil di lingkungan tempat tinggalnya di Larangan, Brebes, Jawa Tengah, banyak yang menganggap catur adalah permainan anak laki-laki sehingga tidak ada anak perempuan lain yang ikut main catur.

”Awalnya, saya sering melihat orang main catur. Saya tertarik dan iseng bertanding melawan adik. Ternyata saya bukan hanya dapat mengalahkan adik saya, melainkan juga paman dan ayah saya,” kata Janna, yang juga sering menang dalam permainan catur di komputer.

Mereka sepakat permainan catur melatih konsentrasi mereka. ”Tiap kali main, pasti tidak mendengar apa-apa lagi, fokus ke papan catur,” ujar Tasripah.

Sementara Ahmad Dwi Rahmat Martono (26), mahasiswa semester V Manajemen Informatika AMIK Jatiwaringin, mengaku sejak kecil tidak pernah tertarik bermain catur atau olahraga otak lainnya.
Manfaat

Olahraga otak sepintas sepele dan hanya bermain-main mengisi waktu luang. Namun, perlu disadari bahwa kegiatan ini penting bagi otak. Selain untuk istirahat dan rekreasi, olahraga otak juga membuat otak segar kembali sehingga dapat bekerja optimal. Olahraga otak umumnya juga membuat orang berpikir, menganalisis, melatih kecerdasan emosional, mencegah kepikunan, serta menumbuhkan motivasi untuk meraih kemenangan melalui cara yang jujur dan sportif.

Dalam permainan bridge terdapat unsur manajemen, melatih kesabaran, bersikap sopan santun, berkomunikasi, keterbukaan, dan bersikap jujur. Selain itu, banyak yang menganggap permainan bridge merupakan implementasi dari berbagai ilmu, seperti matematika, psikologi, dan manajemen.

Ketua Badan Pembentukan dan Pembinaan Tim Nasional (BPPTN) Pengurus Besar Gabungan Bridge Seluruh Indonesia (PB Gabsi) Roy E Tirtadji berpendapat, olahraga bridge membuatnya mampu menganalisis dan mengasah ilmu manajemennya. ”Saya seperti sekarang antara lain karena olahraga bridge,” kata Roy, beberapa waktu lalu. Dia antara lain pernah menjabat sebagai Chief Executive Officer (CEO) Lippo Group dan Presiden Lippoland Development.

Sementara permainan catur memberikan manfaat antara lain berupa menambah kecerdasan, melatih kedua sisi otak, meningkatkan konsentrasi, mencegah kepikunan, menambah memori, dan menambah kemampuan membaca. Permainan catur juga melatih disiplin, konsistensi, pengarsipan, dan menghitung cepat.

Di Sekolah Catur Utut Adianto, diyakini permainan catur merangsang kecerdasan anak dan melatih anak bermental baja serta tidak cengeng.

Berbeda dengan permainan catur dan bridge atau mengisi TTS, permainan di komputer belum tentu memberikan manfaat yang sama. Permainan dengan unsur kekerasan dan senjata membuat anak bersikap agresif, sedangkan video game dapat meningkatkan kecepatan detak jantung, tekanan darah, dan konsumsi oksigen cukup signifikan.

Seperti itulah garis besar apa yang disampaikan pada kolom Kebiasaan yang buat otak lemot

Pernah main game memindahkan orang keseberang sungai dengan syarat tertentu tapi tidak berhasil menyelesaikannya, simak cara penyelesaiannya;

Sumber https://www.defantri.com/

Asal Usul Penyakit Aids

December 08, 2019
Penyakit AIDS (Human Immunodeficiency Syndrome) adalah penyakit yang menyerang system kekebalan tubuh terhadap penyakit sehingga orang yang menderita penyakit AIDS tubuhnya akan dihinggapi berbagai macam penyakit. Penyakit AIDS disebabkan oleh virus HIV (Acquired Immunodeficiency Syndrome).
 adalah penyakit yang menyerang system kekebalan tubuh terhadap penyakit sehingga orang ya Asal Usul Penyakit Aids

Menurut para ahli, HIV/AIDS diduga bersal dari sejenis kera di afrika yang mempunyai struktur yang sangat dekat dengan virus manusia. Sejak tahun 1968, virus ini telah membunuh kera-kera di afrika dan sekitar tahun 1980-an mulai menewaskan pria homoseksual di Amerika serikat. Tahun 1991 di temukan bukti bahwa CIV (Ciuman Immunedefiency Virus) dan ternyata di Afrika firus ini sudah lama menjadi wabah. 

Sekitar tahun 1980-an, di Amerika banyak terjadi korban HIV/AIDS diawali dari kaum homoseksual. Tidak ada orang yang mengetahui dengan pasti penyakit misterius ini. Penelitianpun terus dilakukan untuk mengetahui jenis penyakit ini. Akhirnya teka-teki maslah penyakit ini sedikit terungkap berkat penelitian yang dilakukan oleh Dr. Luc Montagnier, seorang ahli penyakit kanker dari Institut Paster Perancis tahun 1983. Ia menemukan sejenis virus pada penderita yang mengalami kelumpuhan kekebalan yang disebut dengan Lymphadenopatathy virus (LAV). Pada tahun 1984, Dr. Robert Gallo dari National Institut of Health Amerika serikat menemukan virus yang sama pada penderita yang mengalami penurunan kekebalan tubuh. Ia menamakan virus itu sebagai Human T, Cell Lymphatropic Virus Type III (HLTV III).

Untuk menghindari pertentangan dua nama tersebut maka WHO (World Health Organization) memberikan nama baru untuk kedua penemuan tersebut. Nama baru untuk kedua jenis virus tersebut adalah HIV. Nama ini dipakai secara resmi hingga sekarang.
Sumber https://www.olahragakesehatanjasmani.com/

Tahap-Tahap HIV Menjadi AIDS

December 08, 2019
Secara sederhana penertian penyakit AIDS adalah Setelah hinggap pada tubuh seseorang, Virus HIV mengalami perkembangan pada tubuh penderita. Perkembangan Virus HIV tergolong lama. Setelah 5 – 10 tahun tertular HIV, penderita baru menunjukkan gejala berbagai macam penyakit yang di akibatkan karena rendahnya daya tahan tubuh. Kemudian barulah ia menderita penyakit AIDS.

Secara sederhana penertian penyakit AIDS adalah Setelah hinggap pada tubuh seseorang Tahap-Tahap HIV Menjadi AIDS


Penyakit AIDs bukan lah penyakit keturunan, karena penyakit ini diakibatkan oleh terinfeksi HIV. Dalam tubuh manusia, se-sel darah berfungsi melawan atau membunuh kuman yang menjadi bibit penyakit yang masuk ke dalam tubuh. Pada orang terinfeksi HIV, sel-sel darah putih yang bertugas membunuh bibit penyakit yang masuk ke dalam tubuh dihancurkan oleh virus ini. Sehingga ia tidak mampu lagi melawan segala penyakit yang masuk ke dalam tubuh.

Penyakit ringan seperti influenza yang biasanya segerah sembuh, namun tidak demikian bagi orang yang terinfeksi HIV dan penderita AIDS. Penyakit yang biasanya tergolong penyakit ringan akan menjadi parah bila penyakit itu menyerang orang yang mengidap HIV/AIDS.

Tahap-tahapan HIV menjadi AIDS memiliki gejala-gejala sebagai berikut:

  1. Tahap awal infeksi. Gejalanya mirip influenza, penderita akan mengalami demam, tubuh terasa lemah, persendian terasa nyeri, batuk-batuk, nyeri pada tenggorokan, dan membesarnya kelenjar). Gejala seperti ini biasanya berlangsung tidak lama, hanya beberapa minggu saja kemudian hilang dengan sendirinya.
  2. Tahap tanpa gejala, yaitu meskipun tidak mengalami gejala, tetapi pada tes darah ditemukan antibody HIV atau disebut juga HIV + . Masa ini dapat berlangsung lama yaitu antara 5 – 7 tahun. 
  3. Tahap ARC (AIDS Related Complex). ARC adalah istilah bila didapati dua atau lebih gejala yang berlangsung selama tiga bulan atau lebih yaitu demam disertai keringat malam. Penderita mengalami penurunan badan sampai 10 persen, diare atau mencret yang terus menerus tanpa sebab yang jelas, batuk dan sesak napas selama berbulan-bulan, terjadi gatal pada kulit dan timbulnya bercak-bercak merah kebiruan, sakit pada tenggorokan, dan pendaraha yang tak jelas sebabnya.
  4. Tahap AIDS. Munculnya infeksi lain yang berbahaya, seperti TBC, tumbuhnya jamur, dan sebagainya yang disebabkan oleh kekebalan tubuh yang sudah rusak. Gejala ini disebut juga dengan infeksi oportunistik. Penyakit yang lain yang sering timbul adalah kanker kulit dan kanker kelenjar getah bening.
  5. Tahap gangguan otak. Pada tahap ini dapat mengakibatkan matinya sel-sel otak yang menjadikan gangguan mental pada penderita AIDS. Gangguang mental yang sering terjadi adalah gangguan daya ingat (demensia), penurunan kesadaran, gangguan psikotik, depresi, dan gangguan saraf.
Sumber https://www.olahragakesehatanjasmani.com/

Memahami Cara Penularan HIV/AIDS

December 08, 2019
Virus HIV cepat mati bila diluar tubuh manusia. untuk itu virus HIV tidak dapat menular melalui udara. Dalam tubuh manusia hanya bersarang pada sel darah putih tertetentu yang disebut dengan sel C4 yang yang terdapat pada cairan-cairan tubuh. HIV/AIDS dapat ditemukan terutama dalam cairan-cairan seperti, darah, air mani, cairan vagina, dan air susu ibu. penularannya dapat melalui salah satu dari cairan tersebut dan masuk ke aliran darah tubuh seseorang.

Virus HIV cepat mati bila diluar tubuh manusia Memahami Cara Penularan HIV/AIDS


Untuk dapat berada dalam tubuh manusia HIV/AIDS harus masuk langsung ke aliran darah orang yang bersangkutan. Diluar tubuh manusia HIV/AIDS sangat cepat mati. HIV/AIDS mudah mati dengan air panas, sabun, dan bahan pencuci pakaian yang lain.

HIV/AIDS dalam tubuh manusia menyerang sel darah merah yaitu Lymposit T4 yang sangat berperan penting dalam pengaturan sistem kekebalan tubuh. HIV mengikat CD4 reseptor yang terdapat pada permukaan limposit 4. Virus ini juga dapat dapat pula ditemukan pada sel monosit makropog dan sel glia jaringan otak. Rusaknya sel T4 menyebabkan mudahnya berkembang  infeksi oportunisik yaitu infeksi yang disebabkan kuman, bakteri atau virus yang biasanya tidak menyebabkan penyakit yang berat, tetapi pada orang yang mengidap HIV/ AIDS virus yang biasanya tidak berbahaya menjadi berakibat fatal.

Orang yang mengidap HIV/AIDS yang masih dalam taraf awal, biasanya belum menunjukkan gejala apapun, sehingga secara fisik ia tidak bedanya dengan orang sehat yang lainnya. Namun ia berpotensi menularkan virus HIV kepada orang lain. Untuk mengetahui seseorang mengidap HIV atau tidak, yaitu dapat dilakukan dengan pemeriksaan laburatorium dengan cara mengambil sampel darahnya. Namun hal itu hanya bisa dilakukan minimal 3 bulan setelah orang itu terkena/tertular HIV. Sehingga besar kemungkinan orang itu menularkan HIV kepada orang lain.

Penularan HIV /AIDS dapat melalui cara sebagai berikut:

  1. Hubungan Kelamin. Penularan HIV/AIDS dapat melalui kontak seksual. Penularan melalui kontak seksual yaitu melalui cairan sperma dan cairan vagina. Menurut badan kesehatan dunia (WHO) penularan AIDS melalui hubungan seksual adalah yang paling tinggi, yaitu mencapai 70%. 
  2. Donor Organ Tubuh/Transplantasi. Transplantasi adalah pemindahan jaringan atau organ tubuh seseorang kepada orang lain. Ketika organ tubuh yang diberikan kepada pendonor mengidap virus HIV, maka secara otomatis orang yang menerima donor akan tertular penyakit itu juga.
  3. Cairan Tubuh. Cairan tubuh yang dapat menjadi media penularan HIV adalah cairan sperma, cairan vagina, darah, dan air susu ibu. Namun untuk cairan keringat, air mata, dan air liur, menurut pendapat para dokter tidak menjadi penyebab tertularnya HIV. Namun kita harus hati-hati, karena Virus HIV hidupnya dalam cairan tubuh manusia. 
  4. Transfusi Darah,  Penularan HIV/AIDS dapat juga melalui transfusi darah, yaitu ketika darah orang yang terkena HIV masuk ke dalam tubuh orang lain, maka telah terjadi penularan virus HIV.
  5. Peralatan Medis, Alat medis juga dapat menjadi perantara penulatran viris HIV, Setelah peralatan medis seperti jarum suntik di pakai untuk orang yang terinfeksi HIV digunakan untuk menyuntik orang lain, maka ada kemungkinan besar tertular virus HIV.
  6. Ibu Hamil, Bayi dalam kandungan berpotensi tertular virus HIV, apabila ibunya telah  tertularHIV, baik melalui hubungan seksual atau tranfusi darah dengan orang yang mengidap HIV. Seseorang ibu pengidap HIV itu dapat menularkan Virusnya kepada anaknya melalui air susunya yang diminum oleh bayinya.
Ada beberapa orang yang beresiko tinggi terhadap penularan atau tertular virus HIV/ AIDS, yaitu:
  • Homo seksual atau lesbian, yaitu orang yang suka berhubungan seksual dengan sesama jenis.
  • Heteroseksual, Orang yang suka berganti-ganti pasangan dalam melakukan hubungan seks atau seks bebas tanpa batas
  • Biseksual, adalah ketertarikan romantis atau seksual pada semua jenis identitas gender atau pada seseorang tanpa mempedulikan jenis kelamin atau gender biologis orang tersebut.
  • Pecandu Narkoba, 


Sumber https://www.olahragakesehatanjasmani.com/

Dampak Minuman Keras Bagi Kesehatan

December 08, 2019
Minuman keras adalah minuman yang jika dikonsumsi seseorang dapat  menjadi mabuk dan kehilangan akal sehatnya. Minuman keras mengandung alcohol, ini yang menyebabkan seseorang menjadi mabuk bila telah menenggaknya.  Hanya jenis minuman alcohol yang tidak terlalu beracun. Sehingga dapat dicampurkan ke dalam berbagai minuman. Jenis-jenis alcohol lain sangat beracun, sehingga apabila diminum dapat mnyebabkan keracunan.

Minuman keras yang yang diproduksi di pabrik antara lain wisky, brandy, bir, dan lain-lain. Kadar alcohol dalam minuman keras ini cukup tinggi. Berkisar antara 30 – 40% yang artinya pada setiap 100 cc minuman keras mengandung 30 – 40 cc alcohol. Alcohol yang berasal  dari minuman keras mudah sekali masuk dalam aliran darah melalui pernapasan. Sehungga pernapasan akan berbau alcohol dan sebagian kecil dikeluarkan melalui air seni.


Selama dalam aliran darah aliran darah akan mempengaruhi fungsi otak . Apabila kadar alcohol tinggi maka otak dan susunan saraf dapat mengalami keracunan. Orang yang mabuk karena alcohol akan mengganggu jalan pikirannya, sehingga ia berbicara tidak karuan, jalannya sempoyongan dan tidak mampu menguasai gerakan-gerakan tubuh.

Alkohol yang banyak terserap ke dalam tubuh dalam jangka waktu yang lama  akan menyebabkan kerusakan hati dan selaput lendir lambung. Sehingga memudahkan peminumnya terserang penyakit liver dan maag. Alkohol juga dapat menimbulkan ketagihan.

Orang yang ketagihan alcohol akan gemetar perasaan resah dan bingung, perut mual. Untuk menjaga kesehatan akan lebih bijaksana kalau kita menghindari alcohol.

Narkoba jenis lain yang dapat menimbulkan ketagihan adalah pil penenan. Padahal pil penenang ini juga kalau dapat menimbulkan kematian jika diminum berama-sama dengan alcohol secara berlebihan. Bahan baku dari pil penenng adalah Nitra Zipam, termasuk golongan psikotropika. Psikotropika adalah ejenis obat yang tidak tergolong narkotika atau alcohol. Tetapi bagi pemakainya dapat menimbulkan ketagihan atau ketergantungan.

Sumber https://www.olahragakesehatanjasmani.com/